Senin, 05 Desember 2016

[review] novel tere liye : tentang kamu

Terima kasih untuk Tere liye, yang menciptakan karakter Sri Ningsih pada novelnya Berjudul tentang kamu yang juga di dalam sana terdapat sosok zaman zulkarnaen yang cerdas. Seorang pengacara asal Indonesia yang bekerja di London bergabung dalam firma hukum thompson. & Co. 

Membaca novel ini, saya lalu membayangkan film veer-zara dan juga novel ter liye yang lain berjudul rembulan tenggelam di wajahmu. Dimana kesamaan film veer-zhara dengan novel tentang kamu ini ialah perjalanan seorang pengacara untuk menangani sebuah kasus dengan mengikuti alur kehidupan kliennya yang lalu. Seperti itulah "tentang kamu" di ceritakan dengan alur maju mundur membuat kita begitu terbawa suasana, mengikuti kisah perjalanan seseorang meLewati berbagai episode episode kehidupan dalm hal ini dialah sosok Sri Ningsih yang menjadi klien dari firma thompson & co. 
Yang meninggalkan harta warisan dari saham 1 % senilai 1 milliiar poundsterling yang jika dalam hitungan rupiah bisa mencpai 19 triliun rupiah dan tidak di ketahui siapa ahli warisnya. 

Sedangkan tentang kesamaannya dengan novel rembulan tenggelam di wajahmu ialah penciptaan pada tokoh nya. Yang seorang anak kecil biasa di hari tua meninggalkan sejumlah harta yang tak sedikit. Dalam arti lain, tere liye membentuk karakter yang kuat dalam tokoh utamanya. Sosok yang sukses namun menyimpan banyak cerita menuju kesuksesannya. 

Tak ada kata berhasil sebelum mencoba, dan tak akan mencapai keberhasilan jika tak merasakan jatuh sebelum bangkit. Itulah sosok Sri Ningsih, dalam novel tentang kamu. Yang berpegang teguh pada prinsip jika kamu gagal 1000x , jangan lupa untuk bangkit 1001x. Itu pula yang ditanamkan zaman zulkaranaen, jika menghadapi situasi sulit bahkan, zaman sempata beberapa kali berada di situasi itu namun yang dikatakannya ialah "apa yang akan dilakukan sri ningsih, jika berada disituasi seperti ini?"
(Akhir-akhir ini, kalau berada pada situasi terjepit saya pun akan bergumam seperti itu)
Hingga, zaman berhasil keluar dari "jalan buntu"dengan ide briliannya. 

Ini adalah salah satu novel pembangun jiwa dan sangat inspiratif menurut saya, seperti hal nya Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy.

"Tentang kamu.. Tentang kisah yang tak pernah habis untuk dikenang.. Yang takkan pernah pudar oleh waktu, yang menjadi pelajaran untuk menguatkan hati dan jiwa...tentang kamu yang menyatu dengan kesabaran..(ulmona)"

4 komentar:

  1. Keren ulasannya cikgu uLmona.. saya mau baca juga deh.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehhe, makasih kakcan. Bukunya keren, recommend banget utk di baca

      Hapus
  2. Saya belum pernah baca satupun buku Tereliye, padahal ada 2 atau 3 buku di box bukuku, masih tersegel :D bagus2 katanya dih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Deh kak nan, baca mki kak cepat, hehhehe. Iye kak keren ini tulisan tulisannya tere liye

      Hapus

Ada kesalahan di dalam gadget ini