Sabtu, 27 Juli 2019

Seberapa kenalkah anak dengan pekerjaan orang tuanya?



23 Juli 2019 dijadikan hari anak nasional untuk seluruh anak Indonesia. Dihari special tersebut mungkin ada baiknya jika kita bisa sedikit merenungkan tentang hak-hak anak. Meski hari anak itu yaa.. setiap hari. Bukan hanya pada 23 Juli. Sebagai orang tua kadang kita tidak ingin memperlihatkan keresahan kita pada anak. Kita tidak mau anak terbebani pikiran dengan  ayah atau bunda nya sedang memiliki beban pekerjaan yang menumpuk di kantor. Yang kita inginkan hanyalah, anaknya saja yang berbagi cerita kepada kedua orang tua. Ada kejadian apa di sekolah? Senangkah dia hari ini? Atau mungkin ada yang membuatnya jengkel hari ini. Kita hanya ingin tau kondisi anak, tapi tidak membiarkan anak tau bagaimana kondisi kita. Parahnya, sebagian kecil orangtua malah melampiaskan kelelahan dari kantor pada anak yang sudah menunggunya pulang di rumah. Menyikapi hal tersebut tentu akan membuat anak merasa lebih sedih.




Sebelum jadi orangtua, kita pernah menjadi anak-anak. Tau apa yang dirasakan oleh seorang anak. Tapi, bagi anak kita dia tidak pernah menjadi orang tua sebelumnya. Ingatkah waktu kecil dulu mungkin kita pernah bertanya tanya dalam hati “Apa sih yang ayah/ibu rasakan? Kenapa mukanya murung. Apa pekerjaannya sebegitu melelahkannya? Apa salahku? Kenapa Ayah/ibu memarahiku?”  dan sejuta pertanyaan lainnya yang enggan kita ungkapkan. Hak anak bukan hanya kebutuhan sandang dan pangan. Ada hak batin yang dimilikinya untuk mengenal orangt uanya lebih dalam. Iya, karena tidak semua anak tau apa pekerjaan orang tuanya. Tau dengan siapa ayah/ibu nya berhadapan di kantor. Sebagai bukti, mungkin kalian bisa simak video berkut. Video yang dibuat oleh PT. Sinarmas yang memuat wawancara bersama beberapa pasangan orangtua dan anak. Kalian pasti akan tercengang menyaksikan jawaban jawaban polos dari anak anak tersebut. Ada yang menjawab hobi ayahnya adalah marah, hehe.. langsung saja klik video berikut ini


Bagaimana? Mengejutkan bukan? Kita pikir mungkin anak tau nama pekerjaan orang tuanya. Tapi tidak dengan apa yang dia kerjakan. Bisa dilihat juga reaksi para orang tua yang melihat jawaban anaknya dengan benar. Ada kepuasan dan kebahagiaan tersendiri yang didapatkan rasanya mungkin seperti perasaan cinta tak terduga yang berbalas, heheh. Lalu, bagaimana dengan anak kita? Apakah justru anak-anak kita yang tidak paham dengan apa yang kita kerjakan?

Berikut saya akan membagikan tips, agar anak bisa mengenal orang tuanya lebih jauh..

  1.  Sesekali ajak cerita 2 arah Bersama anak. Maksudnya, minta anak menceritakan kejadian yang dialaminya hari itu di sekolah atau di rumah ketika ayah/bunda tidak bersamanya lalu ceritakan juga keadaan ayah/bunda hari itu kepada anak. Sehingga anak merasa nyaman mengungkapkan apa yang dilakukannya sehari-hari. Kalau anak tidak ingin bercerita lebih dulu, tak ada salahnya kita sebagai orang tua yang memulainya. Tak apa sesekali ayah/bunda mengatakan lelahnya hari itu ditambah dengan kata-kata Lelah tersebut sedikit hilang ketika betemu mereka. Contoh “nak, tadi bunda di kantor kerjaannya banyak banget. Harus kerja ini, kerja itu, tapi pas sampai rumah capeknya bunda sedikit hilang karena bunda bahagia ketemu kamu nunggu bunda. Kalau kamu ada cerita apa hari ini di sekolah? Ngapain aja di rumah”  tak hanya kita yang didengar oleh anak tapi juga mendengarkan cerita anak anak kita.
  2. Setiap ingin berangkat kerja, coba bahas sedikit saja hal utama yag akan ayah/bunda dikerjakan di kantor. Saat yang paling tepat untuk melakukan ini adalah ketika sarapan bersama di meja makan. Cobalah untuk memberi informasi apa yang akan ayah\bunda ingin kerjakan di kantor. Misalnya, akan bertemu client¸ akan mengadakan rapat untuk rencana apa, akan persentasi project baru dan meminta dukungan serta doa. Lalu, tetap kembalikan pada anak apakah hari itu dia ada kegiatan tertentu di sekolah? atau tanyakan apa saja apa yang akan dilakukan anak hari itu.
  3. Untuk lebih mengenalkan anak pada pekerjaan ayah/bunda, tak ada salahnya untuk mengajaknya ke kantor. Hal ini juga membantu anak anak lebih mengenal ligkungan pertemanan kita di kantor. Membuatnya menyaksikan langsung bagaimana kita bekerja. Dan apa yang kita kerjakan. Oiya, untuk menerapkan hal ini pastikan dulu ayah/bunda tidak terlalu sibuk atau menmpunyai banyak perkerjaan. Karena biasanya ketika anak ikut ke kantor, membuat anak merasa kurang nyaman dengan situasi di sana dan sedikit merepotkan orang tuanya. Tapi, ketika anak-anak sudah terbiasa dengan situasi di kantor, sudah mengenal siapa saja teman seruangan kita maka, dia pasti akan merasa lebih nyaman.


Kamis, 11 April 2019

Bunda.. Sudahkah kita bilang "iya,boleh.." Pada Anak?


"Bunda... saya bisa mandi hujan di luar sama Aiman?" izin Revan di suatu sore.
ketika anak meminta izin seperti ini, ada banyak kekhawatiran yang muncul di kepala para bunda. begitupun saya. Awalnya, saya tidak mengizinkan Revan bermain di luar, sambil mandi hujan. Meski saya tau itu sedikit melukai hatinya. Karena yang kupikir, tak apa iya kecewa hari ini untuk kebaikannya di hari nanti. Tapi, nyatanya saya salah. Kenapa bisa salah ?

Dibaca lebih lanjut lagi ya.. tentang hal tersebut. karena ternyata ada usia tertentu yang disarankan dr.Rinvil Renaldi, Sp. KJ (K), M.Kes yang merupakan Psikiater anak dan Remaja.
kok bisa dapat informasi dari dr.Rinvil Renaldi?

Rayakan Kesuksesan Gerakan "1 Juta iya Boleh dengan meluncurkan Modul Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia"
yaa.. bisa. Karena saya dan Revan sempat menghadiri acara Rayakan Kesuksesan Gerakan "1 Juta iya Boleh dengan meluncurkan Modul Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia" pada hari sabtu 6 April 2019 di Mall Ratu Indah, Makassar. Dan ternyata acara ini dilaksanakan secara bersamaan di 3 Kota yang berbeda yaitu, Jakarta, Yogyakarta dan Makassar.


Gerakan ‘1 Juta Iya Boleh’ dari DANCOW Advanced Excelnutri+ telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1 Juta ‘Iya Boleh’ dari orang tua di seluruh Indonesia dalam kurun waktu dua bulan sejak diluncurkan. Hal ini menunjukkan bahwa ada semakin banyak orang tua yang memahami pentingnya dukungan terhadap eksplorasi dan sosialisasi si Kecil agar dapat tumbuh berkembang menjadi Anak Unggul Indonesia. 
Megawati Irawan, Brand Executive DANCOW Advanced Excelnutri+


Megawati Irawan, Brand Executive DANCOW Advanced Excelnutri+ mengatakan, “Sebagai mitra terpercaya orang tua, DANCOW Advanced Excelnutri+ senantiasa mengedukasi dan mendorong para orang tua Indonesia untuk berkata ‘Iya Boleh’ demi mendukung si Kecil bebas bereksplorasi dan mengembangkan potensi mereka. Melanjutkan Gerakan ‘1 Juta Iya Boleh’ yang diluncurkan Februari 2019 lalu, DANCOW Advanced Excelnutri+ meluncurkan modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’.”


Modul ini tersedia dan dapat diakses serta  diunduh e-book pada: dancow.co.id/dpc -; Anak Unggul Indonesia, sehingga dapat menjangkau lebih banyak lagi orang tua di seluruh Indonesia dan memberi dampak positif bagi sebanyak mungkin anak Indonesia. Dengan Modul ini diharapkan para orang tua Indonesia dapat terus mendorong si Kecil berkembang menjadi Anak Unggul Indonesia dengan lima karakteristik kunci, yaitu Berani, Cerdas, Kreatif, Peduli dan memiliki jiwa Pemimpin. 

ketika saya memenelusuri Modul ini melalui smartphone, ternyata begitu menarik. karena di Modul ini kita akan mendapat informasi perkembangan kecerdasan, kreatifitas, kepemimpinan dan pada poin apa anak kita dirasa masih kurang.
Tak hanya itu, jika para bunda sekalian kebingungan mengatur makanan anak dengan gizi seimbang. di modul ini ada solusinya. namanya Piring Nutrisi. Di Piring Nutrisi, bunda bisa menyesuaikan menu mulai dari Sarapan sampai Makan malam.

Drs. Hendra Jamal, M.Si, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia mengatakan bahwa orang tua adalah pihak yang paling bertanggung jawab terhadap pembentukan karakter generasi mendatang. Untuk itu kami menyambut baik inisiatif pembuatan modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’ sebagai panduan pengasuhan si Kecil yang dilengkapi dengan tips-tips yang bisa dipraktekkan orang tua dalam kehidupan sehari-harinya.

Modul ini juga diharapkan untuk turut berperan dalam mempersiapkan Generasi Emas 2045. Diperkirakan dalam periode tahun 2020-2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi di mana 70% penduduk Indonesia berusia produktif (15-64 tahun), sehingga pada tahun 2045 Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu dari tujuh kekuatan ekonomi terbesar dunia
Launcing Modul Iya boleh untuk Anak Unggul Indonesia

Kapan waktu anak dibolehkan dan dilarang?
Mendengar kata "larang" berarti ada hal yang tidak boleh dilakukan seseorang. seperti membunyikan tanda "stop" pada otak untuk tidak mengerjakan hal yang dilarang tersebut. Namun, seringkali ketika si kecil tidak diperbolehkan mengerjakan hal yang diinginkannya rasanya dunianya seperti mau runtuh. Seperti segalanya tak boleh lagi Ia jangkau. Meski bukan seperti itu maksud dari para orangtua. Secara emosional, si kecil merasa terluka.

dr.Rinvil Renaldi, Sp. KJ (K), M.Kes


Menurut dr.Rinvil Renaldi, Sp. KJ (K), M.Kes yang merupakan Psikiater anak dan Remaja. Perhatikan lagi usia si kecil. Jika usianya masih 1-4 tahun, si Kecil tidak perlu dilarang. Lebih Tepatnya diarahkan mana yang baik dan tidak membahayakan dirinya tetapi bukan dengan melarang. biarkan anak mengeksplorasi semuanya. Mau dia mandi hujan, tidak masalah untuk mengatakan "iya boleh" tapi tetap dalam pengawasan para orang tua. 


Dr. Setia Budi Salekede, Sp.A(K)


Dokter anak,Dr. Setia Budi Salekede, Sp.A(K)mengatakan bahwa ketika anak bereksplorasi, ada banyak tantangan penyakit yang mungkin bisa mengganggu, seperti infeksi saluran pernafasan dan diare. Hasil riset menunjukkan 41,9% anak Indonesia masih sering terkena infeksi saluran pernafasan dan 12,2% anak masih sering terkena diare. Oleh karena itu anak harus mendapatkan nutrisi dan perlindungan yang tepat. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan asupan probiotik seperti Lactobacillus rhamnosusyang telah teruji klinis dapat membantu menurunkan risiko infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran cerna, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Nah, ketika usianya sudah mencapai angka 5 tahun ke atas. disinilah momen para oarangtua menanamkan apa yang baik dan yang tidak. memberikan contoh Ini bisa kamu beli yang itu tidak perlu. Contoh kasus lain, Jika anak dan ibu akan melakukan aktivitas belanja kebutuhan dapur tetapi sebelum itu si kecil meminta untuk membeli eskrim. Apa yang akan Bunda lakukan? apakah menolak permintaanya karena berbelanja kebutuhan dapur lebih utama atau mengikuti kemauannya dahulu membeli eskrim setelah itu barulah membeli kebutuhan dapur?

Sikap yang tepat untuk kasus seperti itu. Perhatikan lagi usianya. Jika usia anak masih dibawah 5 tahun tidak masalah untuk mengikuti kemauannya terlebih dahulu. tetapi jika Usianya sudah 5 tahuhn keatas maka bisa diberi pengertian untuk sedikit bersabar. Mendahulukan tujuan utama selanjutnya baru mengikuti keinginannya.

“Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi apabila kebutuhan dan pemenuhan emosional selama masa perkembangan anak dapat terpenuhi, maka anak akan tumbuh dan berkembang dengan optimal, serta memiliki karakteristik Anak Unggul Indonesia, yaitu Berani, Cerdas, Kreatif, Peduli dan memiliki jiwa Pemimpin,” tambah dr. Rinvil Renaldi, Sp.KJ(K), M.Kes, Psikiater anak dan remaja.


para pemateri di evenn Launching Modul Iyaboleh


Bagaimana menghadapai anak tantrum? 
 
Seringkali, jika anak dilarang. Maka reaksinya adalah menangis meraung raung. meronta ronta agar keinginannya tersebut terpenuhi. berada pada situasi ini membuat para orangtua kebingungan, sikap seperti apa yang harus ditunjukkan. Karena orangtua pun mungkin akan merasa tidak nyaman dengan keadaan tersebut. Apalagi kalau kejadiannya berada di lokasi keramaian.

Sebagai orangtua, jika anak anda mengalami hal ini biarkan dia mengeluarkan emosinya sambil tetap dirangkul. Jangan membiarkannya begitu saja dan berlagak tidak peduli bahkan membiarkannya begitu saja.

Anak perlu dirangkul, dipeluk ditenangkan. Tapi, Bukan di balas dengan emosi juga ya.. Urusannya tidak akan selesai kalau seperti itu heheh..
ambil anaknya, tenangkan dahulu dan beri penjelasan. Jangan memberi p[enjelasan ketika anak sedang emosi. Biarkan dia mengeluarkan amarahnya dengan kita yang tetap ada di sisinya. Karena orangtua adalah naungan pertama para anak. 
Jika kita menjauh, lantas sama siapa lagi si kecil akan merasa terlindungi?


Sabtu, 16 Maret 2019

Designing Unlimited You melalui coaching Points Of you



Membaca judulnya saja, mungkin akan membuat kalian bertanya tanya? Apa maksudnya?
Begitu pun dengan saya saat pertama kali mendapat tawaran untuk mengikuti kegiatan ini. Tidak ada gambaran sama sekali akan seperti apa. Yang terpikirkan hanya, hari itu saya memang tidak memilki jadwal apapun di pagi hari. Ketika hari yang dtunggu tunggupun tiba. Dengan cuaca yang seperti mempermainkan perasaan. Begitu terik menyambut pagi, selanjutnya di penghujung pagi menuju siang hujan turun dengan derasnya membuat saya terlambat sampai di lokasi.


Awal memasuki ruangan, suasana terlihat lebih santai. Para peserta duduk melantai dengan sebuah kartu yang di tata membentuk lingkaran. Tak hanya itu, bantal sofa yang yang diatur di atas karpet menjadi penanda lokasi duduk peserta. Setiap bantal sofa yang ada,diatur berdekatan dengan sebuah kartu dan juga coklat. Melihat coklat saya begitu bahagia. Hehehe
Saya membaca quote yang tertera pada kartu yang saya dapat


Create the life you want”

Ciptakan kehidupan yang kau inginkan. Dan saya hanya mengangguk mencerna kata kata tersebut. Seperti setuju tapi mengingkarinya. Hingga Coach Ochy mulai mengawali sesi coaching dengan tools Points Of You nya. Tools  yang baru saja diambil sertifikasinya oleh coach Fauziah Zulfitri atau akrabnya kami memanggil Coach Ochy . Beliau adalah perempuan pertama di Indonesia Timur yang memperoleh gelar ACC (Associate Certified Coach) dari International Coach Federation , yang juga dikenal secara nasional sebagai Trainer serta Konsultan Pengembangan SDM dibawah naungan Insight Group, yaitu lembaga pengembangan diri yang dibangunnya. Menurut beliau, nantinya tools Points Of you ini akan seterusnya dipakai untuk sesi-sesi Coaching dan Training di Insight Group Indonesia.



Coach Ochy sengaja mengundang para perempuan dalam sesi coachingnya pagi itu. Menurutnya karena tugas seorang perempuan itu tak pernah terhenti sejak mengalami menstruasi, lalu hamil, melahirkam, selanjuitnya menyusui, mengurus anak, rumah dan suami. Dari semua hal itu seperti terlihat bahwa perempuan juga butuh “Me Time”.

Mungkin, beberapa orang menganggap me time itu seperti menikmati waktu tanpa perlu memikirkan segala urusan rumah tangga. Tapi, nyatanya me time yang seharusnya dilakukan para perempuan yaitu “rehat sejenak” mengenali siapa diri kita sebagai perempuan. Apa yang membuat kita lebih bahagia, lebih productive dan lebih percaya diri. Karena dari perempuan perempuan yang “kenal” akan dirinya, maka akan mampu menggali potensi diri yang dimilkinya. Tentunya hal tersebut akan berdampak positive untuk orang disekitar. Ibaratnya, Memberdayakan perempuan akan mampu memberdayakan orang lain (Fauziah Zulfitri)



Sesi Coaching dimulai..

Gambar yang terletak ditengah ruangan tersebut merupakan hasil riset bertahun tahun. Nantinya kami akan diminta untuk mengambil gambar yang ada disitu. Tapi sebelum itu, ada beberapa aturan yang diajukan coach. Mulai,dari menjaga kerahasiaan apapun yang didengar. Menghargai dan saling mendukung satu sama lain, mendengarkan ketika yang lain berbicara, selalu memberikan tangggapan menggunakan bahasa yang positive.

kartu kartu yang saya pilih


 Nah, apapun gambar yang didapat it’s not magic, it is magically. Karena kita akan memilih gambar yang kita suka, gambar yang kita benci, gambar yang membuat kita bahagia, dan beberapa gambar yang melengkapi kolase buatan kita. Dari gambar gambar itu, kita diminta untuk merefleksikan diri kita dan akan menunjukkan apa yang sedang dirasakan, dipikirkan, setiap bahagia dan setiap sedih yang mungkin saja sudah tertutupi sekian lama.
saling bercerita tentang kartu masing masing



Dan hasilnya..
Kita saling mendengarkan, mengeluarkan seluruh isi hati dan tentunya saling menguatkan. Setelah saling bertukar cerita, berbagi kisah kisah kehidupan diharapkan akan menjadikan kita pribadi yang lebih bersyukur atas setiap nikmat yang Allah SWT berikan. Menjadikan orang yang lebih pandai mendengar orang lain. Karena terkadang kita hanya butuh telinga yang siap mendengar. Bukan kata kata bijak yang menjadikan kita merasa semakin lemah. Itulah semua tentang Points of You




Setelah mengikuti sesi coaching ini, banyak diantara teman teman yang merasa lega. Karena telah berbagi cerita dan didengarkan. Kata Coach Ochy “Mendengar Kisah orang lain dan berusaha memahaminya bisa membantu menguatkan diri kita”.


Begitupun saya yang mengatakan “feel free”  setelah mengikuti sesi ini. Sesekali memang perlu mencari orang yang bisa dijadikan cermin untuk melihat siapa diri kita membantu kita melihat potensi yang ada dalam diri. Ataupun sebaliknya, kita bisa menjadi cermin disaat kawan kita butuh merefleksikan dirinya. Membantunya menemukan kekuatan dalam dirinya. Terkadang memang terdapat blind side, atau sisi positive yang tidak bisa kita lihat sendiri namun, akan muncul setelah orang lain membantu.

We Fail, We Break, We Fail,
But then,
We rise, We Heal, We Overcome



Sesi Coaching dengan metode Points Of you ini sangat bagus diikuti oleh setiap orang. Entah itu para karyawan atau team kerja agar membangun bounding yang lebih baik lagi. Atau mungkin mau mencoba sesi ini secara personal pun bisa. Karena sesi coachingnya seru, fun, penuh warna dan penuh aksi positif dan akan menjadi pengalaman berharga bagi setiap pesertanya.







Selasa, 29 Januari 2019

NIU THOUGH #1 : Explore Sulawesi, Permandian Air Panas di Kab. Tojo Una Una, Sulawesi Tengah


Assalamu alaikum gaes... di blog saya kali ini ada part tentang NIU Though (boleh dibaca dengan nada New Though) . Ini merupakan Collab Blog pertama saya bersama Kak Ndy dan Indah Juliarti yang linknya akan saya share di NIU Though episode selanjutnya, hehhe. Yah...., collab kita mungkin akan membahas seputar hal-hal yang random seperti kali ini tentang Eksplore Sulawesi.
Nah, saya akan membahas tentang wisata alam yang lokasinya berada di salah satu kabupaten di Sulawesi Tengah, yaitu Kabupaten Tojo Una – Una.

Kabupaten Tojo Una Una dengan Ibukota Ampana Kota

Sebenarnya, ini merupakan tempat kelahiran ibu saya. Perjalanan menuju ke kampung halaman dari Makassar itu memakan waktu sekitar 24 – 27 jam melalui transportasi darat. Syukurnya, kali ini sudah ada bandar udara. Sehingga kalau mau pelesir di kota ini tidak perlu bermalam di jalan, melewati gunung, hutan dan jalan yang berkelok kelok. Tapi, tak apa kalau memang perekonomian kalian tidak mendukung untuk menggunakan pesawat. Karena perjalanan daratnya itu menyenangkan. Bisa singgah di beberapa ank sungai. Atau bersantai sejenak di tepian pantai. Iya, kita betul betul menemukan semua kekayaan alam negeri ini selama perjalanan.

Di kabupaten ini memiliki beberapa wisata yang cukup dikenal. Yang paling terkenal sih, ada Pulau Togean yang menjadi promosi wisata untuk Provinsi Sulawesi Tengah. Sayang, untuk sampai ke pulau Togean itu harus nyebrang menggunakan Speed Boat paling tidak dan itu butuh waktu sekitar 1 -1,5 jam. Ada juga Tanjung Api. Ya, namanya tanjung api jadi disana itu katanya, tanahnya bisa mngeluarkan api. Telur yang coba dikubur ditanahnya beberapa menit kemudian bisa langsung matang, heheh. Selanjutnya ada pantai pasir putih yang airnya masih jerniih sekali, namanya Pantai Ampana Tete. Tapi, saya bukan mau memperkenalkan keindahan alam dari beberapa wisata tersebut. Karena ada lagi yang masih menjadi bagian dari Kabupaten Tojo Una Una, yaitu tempat permandian alam air panas sekaligus air dingin di Marowo kec. Ulu Bongka.

Permandian alam Marowo
 Perjalanan bisa memakan waktu 40 menit hingga satu jam dari Ampana kota. Cukup jauh memang tapi selama perjalanan kita bisa dimanjakan oleh pemandangan yang indah.

Tempat wisata ini lebih dikenal dengan permandian air panas. Walaupun ini mungkin satu satunya tempat permandian yang memilki air panas dan air dingin yang alami. Air panasnya sendiri berasala dari titik belerang yang terdapat pada sungai tersebut. Sehingga untuk titik air panas dibatasi atau seperti ditampung dalam kolam. Dan air dinginnya berasal dari mata air sungai pada umumnya. Seru.. kan? Menikmati sensasi permandian didua jenis air.
Sungai air dingin


Menurut cerita ayah saya, yang sudah mengunjungi Ampana sejak tahun 1987, tempat ini dijadikan sebagai tempat untuk mengobati segala macam penyakit kulit. Ataupun orang orang tua yang mengalami penyakit tertentu. Cukup dengan berendam di dalam kolam air panas 2x sehari. Maka penyakit tersebut akan sembuh.
di dalam kolam yang menampung air panas

kolam yang menampung air panas, di bawahnya air sungai yang dingin 

Tapi lain lagi cerita versi orang orang tua penduduk setempat. Katanya, didalam liang mata air panas tersebut terdapat seekor ular raksasa yang mampu mengeluarkan api. Sehingga dahulu orang yang baru datang ke tempat tersebut harus melempar uang koin ke dalam lubang mata airnya. Tapi, terakhir mengunjungi tempat ini saya tidak lagi menemukan uang-uang koin. Mungkin sudah ada yang mengambilnya, hehehe.

revan bersama ayah. nah, yang biru di sudut kiri atas itu yang jadi penampungan air panasnya


Sayangnya, tempat ini belum terlalu diperhatikan menjadi tempat permandian yang nyaman. Karena tidak ada air bersih untuk membilas badan. Kamar gantinya pun tidak terawat. Yang berubah menurut saya yaitu, jalanannya saja yang sudah beraspal dan lumayan lebar. Terakhir sebelumnya di tahun 2011 jalanannya masih batu batuan sungai. Padahal ini salah satu objek wisata yang sangat ramai dikunjungi ketika musim liburan tiba.
Nah di perjalanan pulang kalain juga bisa singgah di saung bambu yang menjual makanan khas,seperti kolak jagung. Mereka juga menjual jagung putih rebus yang dimakan bersama bunga pepaya yang dicampur dengan air perasan jeruk purut serta lombok.
kolak jagung dan jagung rebusnya.
Oke gaes.. itu tadi sedikit gambaran tentang wisata wisata yang bisa kamu kunjungi ketika sedang melakukan perjalanan ke Kab. Tojo Una Una, Sulawesi Tengah.

Nah, Kalau kamu juga ingin tau salah satu wisata yang ada di Sulawesi Selatan. Kamu bisa banget baca kisah perjalanan Kak Ndy waktu mengunjungi Lembah Hijau Malino.