Sabtu, 07 April 2012

first inbox came from you


Saya selalu percaya bahwa bahasa tulisan itu lebih abadi dan real di banding hanya bahasa lisan. Dan tulisan itulah yg menjadi penghibur ketika aku mulai kecewa dengan ulahmu, ketika ku rasa cemburu datang, yg tak seharusnya merasuki hatiku. Ya.. pesan-pesan singkat itu sebagai bukti nyta untukku bahwa kamu juga menyayangiku kan?, skaligus pelipur lara. Meskipun tlah ku ketahui bahwa prasaan yg mmbara itu hanya trjadi pada momen-momen itu.
“bos ..asli kayak cinta pertamaku.ki.. saltingka..grogika.senyum2 sendirika ..pokoknya bahagia sekalika ini bos.. sy suka skali kata2ta bos.. sebaliknya sy pun begitu.. intinya qta saling melngkapi. Dan saling mengisi .. sy Cuma bisa berharap smoga Allah SWT jadikn qta sebgai pelabuhan akhirku.. ingatkan ka nah klo sy sakitiki jg klo sy kecewakanki.. krn baruka bljar jg untuk kenaliq lebih jauh..
Kusayangq bos..”

(padahal sy juga salting abis, speechless, antara percaya dgn tidak, senyum2 sndiri, pokoknya kyk org gila dehh)

Ini pesan singkat pertama mu stlah kita berkomtmen bahwa kita berdua ini sepasang kekasih. Sy sudah lupa apa pesan yg ku kirim pada.mu , pikirku itu juga tlah terhapus dri handphone.mu, krna sy tau saat itu dirimu amat sangat blum tau siapa saya. Dan setelah kamu tau, mungkin itu tak bgitu penting lagi untuk kau simpan. Iya kan?? Hahhahah, it’s ok sy hanya berusaha menyenangkan hatiku. Sy rindu moment di mana kau berperan sbgai kakakku just it. Aplagi saat kau betul-betul ku nobatkn secara sepihak olehku sebagai saudara. Saya  bgitu mrasa bahwa kau adlah sosok kakak lelaki yg tlah lama ku nanti. tp, prasaan itu kemudian berubah menjadi perasaan sayang yg berbeda, yg membuatku melambung jauh ke udara, ataupun bgitu tertusuk kesakitan.
Dan sampai detik ini , saat membaca ulang pesan singkat yg tertera di atas hatiku masih ber “dag dig dug” riaa… se akan itu baru terjadii.. yaa.. membuatku berbunga-bunga –sesaat-

Minggu, 01 April 2012

kenaikan BBM dalam pandang kacamata saya -red:mahasiswi tingkat dasar


Sungguminasa, 27 Maret 2012

 

Akhir-akhir ini, kenaikan BBM menjadi rate paling atas dari pembicaraan orang-orang. Bahkan tidak sedikit yg berselisih paham tentang argumen yg mengetakan setuju atau tidak setuju. Hal ini sebenarnya bukan soal setuju atau tidak setuju, maupun tepat atau tidak tepat.  Kenaikan BBM ini cukup menjadi sedikit tekananan tersendiri bagi sebagian masyarakat. Termasuk para pekerja transportasi umum –red:supir angkutan umum , para pelajar, industry pabrik. Ataupun golongan masyarakat yg masihh menggunakan kompor minyak. Jika kta kupas lebih lanjut  Yang menyebabkan terjadinya percekcokan satu sama lain sebenarnya ialah  tidak adanya transparansi APBN yg dikelola oleh pemerintah tersebut, sehingga sebgaian golongan mengkhawatirkan kenaikan harga minyak dunia menjadi “kedok” Para pemimpin untuk menaikkanpula harga BBM dalam negeri ini . Wajar saja jika sebagian besar menolak kenaikan BBM . Disisi lain ini menjadi dilema tersendiri untuk pemerintah, itu jika kita lihat dari sudut pandang pemerintah.

 Akan tetapi, sesungguhnya yang terkena dampak kenaikan BBM secara langsung adalah masyarakat menengah ke atas. Kesimpulan ini diambil dari kenyataan bahwa pengucuran subsidi BBM yang tidak tepat sasaran. Bahan bakar premium atau bensin yang seharusnya diperuntukkan bagi rakyat kecil, selama ini dinikmati juga oleh masyarakat kalangan menengah ke atas atau sebut sajalah masyarakat yang memiliki mobil. Seperti yang kita saksikan, banyak mobil yang selama ini menggunakan premium, bukan pertamax atau selain premium seperti yang seharusnya. Sebenarnya, rencana pemerintah menaikkan harga BBM dijadikan sebagai momentum untuk menyuarakan aspirasi tentang buruknya kinerja pemerintah yang terus menerus. Dengan kenyataan bahwa sejak turunnya rezim Soeharto, sudah lama sekali tidak ada aksi turun jalan secara besar-besaran di Indonesia. Apalagi, mahasiswa atau kelompok masyarakat yang suka demo lainnya, sekarang dikenal pamrih. Maksudnya adalah harus didengar aspirasinya. Kalau tidak, ya bisa fatal akibatnya.

Tapi, bisakah sy mengajak para pembaca untuk berandai sesesaat  “seandainya kita yg duduk di kursi pemerintahan tersebut, mengalami hal ini, dalam artian mendapat kasus Bahwa harga minyak dunia sedang naik drastis. Apakah yg bisa kita lakukan? Apakah juga mengambil kebijakan menaikkan harga BBM ini?” itu artinya sama saja pemikiran kita dengan pemrintah itu kan. Atau kebijakan yg seperti apa yg akan kita ambil jika seandainya kita berada diposisi mereka

Selasa, 27 Maret 2012

kamu ,kamu lagi. rindu rindu lagi

kamu... itu !! ah kamu..
tau kah kau tentang rinduku yang membuncah.. sejenak saya memebaca tulisan ku yang lalu tentang mu. yaa, tentangmu dan masih tentangmu.
cerita kita yg sering kali ku dapati ke ganjilan tapi, tetap saja kita menikmati ini.

aku merindu mu, seperti musim penghujan yang mendamba matahari.
bagaimana cara untuk ungkap ini pada mu?
senyum mu saja sudah membuat ku diam tak tau harus berkata apa.

kau terlalu pandai mengalihkan segala perhatian ku dari setiap apa yg ku lakukan.
diriku yang seperti ini, yg bukan siapa-siapa dan kamu masih membuatku merasa spesial..
ku sadari tempatku bersandar di dadamu yang begitu terasa empuk untukku, ada seorang yang lain juga yang pernah merasakannya..

taukah kau, aku merasa minder ketika mengingatnya.
dia, dengan segala kelebihannya yang begitu pandai menarik perhatian orang-orang di sekitarmu.

tahukah kau, aku menjadi seorang yang pesimis untuk bisa bersama mu, mendampingi kehidupan masa depan mu..
aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti ungkapan Sapardi Djoko Damono

aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti kata yg tak sempat di ucapkan angin kepada awan yang menjadikannya tiada
aku ingin mencintaimu dengan sederhana seperti kayu yang tak sempat diungkapkannya kepada apai yang menjadikannya abu....


aku merindukan muu.. 

Senin, 20 Februari 2012

hahaahhhahahhah.. ketawa.. sekeras-kerasnya sebelum saya menulis ini. sumpah, ini salah satu kejadian lucu untuk saya. why?? guess it?? .. hmm, smpe sekarang itu perempuan sebut saya rivalnya, sumpah.ka' ..nda' bisa ku deh..
terlalu "wahh" ko sayang untuk sebutka rivalmu, dan boleh dibilang dirimu terlalu salah paham ke saya. sedikitpun, sy tidak berniat mengambil lelakimu. ya.. itu bukan saya !! saya ingat kejadian itu, seberapa sering kau buatku menangis, seberapa sering kau menuduhku yg tidak-tidak, saya sama sekali tak tau apa permasalahanmu dengannya. sungguh , sedikitpun sy tidak tau itu. sampai kau pun muncul dan menjelek-jelekkanku dihadapan teman-temanmu. hey, galz.. kau terlalu hebat untuk ku saingi. dan sy sangat tidak menikmati permainanmu waktu itu, bahkan saya meminta maaf padamu atas kesalahan yg tak pernah kulakukan. berhenti menyebutku "rival". dan Dia memang begitu cocok untukmu, tidak untukku. congratulation, atas keberhasilanmu mendapatkan yg kau inginkan.