Senin, 20 Februari 2012

hahaahhhahahhah.. ketawa.. sekeras-kerasnya sebelum saya menulis ini. sumpah, ini salah satu kejadian lucu untuk saya. why?? guess it?? .. hmm, smpe sekarang itu perempuan sebut saya rivalnya, sumpah.ka' ..nda' bisa ku deh..
terlalu "wahh" ko sayang untuk sebutka rivalmu, dan boleh dibilang dirimu terlalu salah paham ke saya. sedikitpun, sy tidak berniat mengambil lelakimu. ya.. itu bukan saya !! saya ingat kejadian itu, seberapa sering kau buatku menangis, seberapa sering kau menuduhku yg tidak-tidak, saya sama sekali tak tau apa permasalahanmu dengannya. sungguh , sedikitpun sy tidak tau itu. sampai kau pun muncul dan menjelek-jelekkanku dihadapan teman-temanmu. hey, galz.. kau terlalu hebat untuk ku saingi. dan sy sangat tidak menikmati permainanmu waktu itu, bahkan saya meminta maaf padamu atas kesalahan yg tak pernah kulakukan. berhenti menyebutku "rival". dan Dia memang begitu cocok untukmu, tidak untukku. congratulation, atas keberhasilanmu mendapatkan yg kau inginkan.

Sabtu, 18 Februari 2012

Sungguh, Aku Mencintaimu Ayah !!

`Ya.. ini yg kurindukan. Moment saat ayah ada di rumah. Membukakan ku pintu saat saya tlah menindis tombol bel rumahku. Betapa aku merindukannya, membukakan pintu untukku, tersenyum padaku, merangkulku lalu mengecup keningku, setelah itu ia pasti akan bertanya tentang kegiatanku di luar. Apa yg ku lakukan. Ya.. moment itu sangat jarang lagi ku dapatkan sejak ayah dipindahtugaskan bekerja di Jakarta. Blum, lagi ketika kami sekeluarga berkumpul bersama di ruang tengah , entah itu untuk sekedar berdiskusi, menonton atau apapun. Ayah seringkali merefleksikan otot2ku yg kaku ataupun hanya sekedar memijat jari-jariku dan aku menyukai itu. Aku mencintaimu Ayah, sungguh !! merindukan saat aku bisa memelukmu di sofa depan TV, mendengarkan lelucon2 mu yg cukup membuatku tertawa dan geleng-geleng bkepala . aku juga merindukan ketika ayah mengusap-usap kepalaku hingga tertidur dipangkuannya, dan itu masih berlaku sampai sekarang. Klo sikapku yg bertingkah manja seperti ini terlihat betul-betul sangat childish, EGP walaupun sy sadar saya bukanlah “ul kecil” nya ayah lagi, bukan lagi nurul yg dulu sering dipanggilnya “atanah”.. ya, panggilan itu. panggilan khusus dari ibu dan ayah untukku, ketika sedang mengajakku bermain-main. Dan detik ini pun hanya ayah, ibu, dan kknunu yg kadang bahkan hanya sesekali memanggilku “atana”. nda boleh ada yg memanggilku seperti itu, selain ibu aya atau kknunu.

Unek-unek RaKer BIOma 2012

kita bermula dari pelantikan kepengurusan biro. Well, sebelumnya saya tidak tau tetang pelantikan kepengurusan biro ini. bahkan, untuk BIOma sendiri pun saya masih sangat awam. Bisa dikatakan saya tidak tau seluk beluk keseluruhan tentang BIOma ini sendiri. akan tetapi, ketika saya diberikan amanah untuk memegang suatu tanggungjawab yaitu mengelolah "keuangan" di BIOma ini. Yg saya tau tentang BIOma, bahwa ini adalah Lembga Pers Mahasiswa yg jalan di Jurusan Biologi FMIPA UNM. ya.. kemarin adalah seharusnya rapat pertama saya selaku anggota BIOma ini, tapi sungguh juma'at kemarin terlalu banyak "tantangan" yg harus sy lalui terllebih dahulu sebelum ke rapat itu. bahkan sempat terbersit dipikiranku, bahwa mungkin lebih baik sy tidak datang. tapi, toh ujungnya say datang juga. walaupun saya tau, beberapa orang terkadang tidak mau tau apa penghambat atau keterlambatan kita tak bisa menghadiri pertemuan penting. "kebanyakan orangt" yg ingin dia tau itu hanya kau harus hadir dalam pertemuan itu. tak peduli ada badai apa yg menghadangmu. -oopss sorry, flashback yg kemarin-

kembali lagi dengan saat ini, pukul 09:43 pun RAKER BIOma di mulai, dan diawali dengan pembahasan Tata Tertb Raker. sungguh, sy baru tau sebegini rumitnyakah biro kampus itu??? sebegini harus detailnyakah mahasisswa itu??? pengalaman saya ternyata amat sangat minim semakin saya tau, semakin saya tidak tau. ya, itulah quote yg muncul "kembali" saat saya mengikuti raker ini. quote ini dikemukakan oleh seorang filsuf bernama socrates.
awal-awal perdebatan ini lumayan "seru" tapi, lama-kelamaan saya berpikir "sepertinya kita terlalu menydudutkan divisi yg bersangkutan. dengan bantahan ini itu. " kenapa tidak percayakan kinerja mereka -kami- dengan "TALKLESS DO MORE"
sebenarnya terlalu banyak yg muncul pada sel-sel otakku tentang Raker ini, tapi seprtinya mereka yg "tua-tua" seakan-akan membaca pikiranku. mereka mengeluarkan pendapatnya. toh, saya hanya kebanyakan Bungkam. sesekali mengangguk, terkadang ingin menyanggah tapi tlah didahului dengan mereka yg "mengaum" tak kumengerti.
sekian dulu-lah tentang ini mungkin sebentar bisa dilanjut, saya akan lanjut setelah raker ini berakhir

Jumat, 17 Februari 2012

seperti apa kuungkap kegundahan itu.?
aku pun tlah berjanji pada hatiku, air mata ku takkan ku biarkan mengalir lagi bak anak sungai, biarkan saja sesaknya memenuhi rongga dada.ku
mata ku akan ku tutup jika tak mampu lagi ku tahan miris nya sakit itu.. belati macam apa yg membuatku meringis perih seperti ini.?
setidaknya Tuhan tlah memberikan waktu padaku unuk memiliki.mu, tak cuma hati mu namun juga raga mu, walau itu hanya sesaat. yaa.. sesaat.

dan tak pernah terbayangkan olehku, bahwa menyayangimu itu adalah sebuah kesalahan dalam pandanganmu.