Laman

Sabtu, 28 Juli 2012

kepingan hati


Kita bertemu,
Taukah kamu tentang keadaan kkita masing-masing kala itu??
Keadaan tentang hatiku, dan hatimu..
Hatiku ataupun hatimu hanya bagian dari  masa lalu yang utuh..
yang kini hanya kepingannya saja yg tertinggal
Aku dan kamu mencoba menyatukan kepingan yang tersisa..
Mencocokkan bagian mana yang ada padaku ataupun yang tersimpan  padamu..
Perasaan “nekat” yang memberanikan diri untuk menyatukan sesuatu yang bukan dari bagiannya..
Segala cara kta lakukan untuk menyatukan kepinga-kepingan yang tersisa di antara kita,
Entah itu dgn menjahitnya ataukah memberikan perekat,
perekat yang kita sebut dengan cinta..
Dan akhirnya.. kepingan itu kini menjadi hati yang utuh,
meski retakan-retakannya masih terlihat dan takkan mungkin terhapus..
Meski jahitan2nya begitu tak sedap di pandang mata..
Yang penting hati kita “utuh”
, waktu semakin berlalu
Kita berjalan dan terus berjalan..
Perekat-perekat pada hati kta mulai tak kuat untuk saling berelekatan..
Jahitannya pun senada, benangnya mulai lapuk…
Semakin jauh kita berjalan keutuhan hati kita tak seperti yang kita harap
Kepingannya berjatuhan.. bukkk… lalu berjalan.. lalu bukkk.. jatuh lagi..
Aku hanya melihatnya, mengambil kepingan yang bisa ku ambil..
Lalu kamu.. membiarkannya saja..
Kemudian aku juga membiarkannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar